Jakarta, 30 Agustys 1978/ 26 Romadhon 1398 H.
Jika membuka kembali lembaran sejarah awal-awal berdirinya bangsa ini, Sesungguhnya
Betapa luhur dan mulia cita-cita para pemimpin-pemimpin negeri ini, terlebih lagi dengan membaca sambutan dari Menteri Agama Kala itu, sudah sangat jelas bahwa kitab sucinya ummat Islam adalah pedoman dan harus di amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun saat ini seolah-olah semua yang terkandung dalam kitab suci yang sangat agung itu hanya merupakan bacaan yang biasa saja dan dapat dirobah-robah apa yang terkandung didalamnya itu sesuai kemauan. Hasbunallahu Wani`mal Wakil Ni`mal Maula Wani`mannashir..
Betapa menyedihkannya perjuangan para pendahu-pendahu harus sirna dan tada berbekas, padahal proses penterjemahan/pentafsirannya meakan waktu yang sangat lama sekali yaitu 8 tahun, tentunya ini pekerjaan yang berat dan membutuhkan kehati-hatian yang sangat tinggi sekalipun dikerjakan oleh para ahli Agama,bahasa Dan lain-lainnya yang berhubungan dengan royek ini.
SELAMAT tinggal hasil karya para ulama dan cendikiawan Muslim 1945-1971 yang sangat berharga ini. Biarlah dimata negara terhapus Namun akan tetap abadi didalam DADA ini, akan menjadi tongkat kehidupan didunia ini, Pahala untuk para pejuang Islam akan terus mengalir sampai hari qiamat, para Anak cucu dan keturunannya insha Allah akan menjadi penerus-penerusnya, akan dimudahkan segala urusannya dunia dan AKHIRAT, sampai tujuh turunan Semoga menjadi manusia-manusia handal yang berguna BAGI nusa,bangsa dan agama. Amin Ya Robbal Alamin..
Comments
Post a Comment